Perjalanan Di tahun 2020
Januari 2020
Di akhir tahun tepat tanggal 31 desember 2019, Aku berdoa kepada Allah buatlah kehidupan kami lebih baik Di tahun selanjutnya, buatlah ekonomi Kami lebih baik lagi jangan sampai gaji suami Ku terpending pending berbulan-bulan Dan Di akhir tahun itu Pula suami Ku mendapatkan rizky Yang lumayan cukup besar Hari itu Ku bahagia namun kebahagian itu tak merasakan sempurna terasa Masih Ada Yang menganjal namun Aku berpikir positif, Ku lewati segala waktu dengan mengunakan uang itu yg Di berikan suami Ku setengahnya untuk usaha Dan mungkin setengahnya lagi Di belikan kebutuhaan dia.
Usaha ku awal nya hanya Ada barang-barang titipan saja, namun sekarang hampir 80% barang Kami sendiri sehingga Kami bisa membuat brand baju sendiri. Banyak orang Di sekitar Kami yang menaruh harapan pada Kami, ini beban baru buat hidup Ku sekaligus ini adalah motivasi Yang harus Aku jalani.
Aku selalu berdoa kepada tuhan, tuhan jagalah amanat mereka kepada ku, bimbing lah Aku tetap selalu amanah kepada mu.
February 2020
Ujian Di awal tahun begito terasa berat untuk Ku jalani, terkadang Aku berpikir kenapa hidup Dan nasib Ku seperti ini, ujian keuangan Yang belum stabil malah sangat membengkak 2 Bulan ini, mana gaji suami Ku tak turun-turun Dan hutang semakin banyak Karena suami Ku mendapatkan musibah besar Yang sulit untuk kuceritakan disini Dan mana usaha baru berjalan Dan memerlukan modal tambahan untuk menjelang idul fitri.
Lelah Rasa nya Aku memikirkan Dan menjalani hidup ini, Aku ingin teriak Dan ingin Aku berlari sekuat mungkin.
Ya allah, Tanpa Aku sadari ini adalah perjalanan hidup Ku Yang harus Aku lalui, tapi Aku lelah ya Allah ingin Aku memelukmu erat Dan mengadu dengan merengek air Mata Ku menetes sungguh Berat ini ujian Dari mu, Aku ingin menyudahi segala permasalahaan Dan keadaan seperti ini.
Kegelisahaan ini Masih Saja terselimuti Dalam pikiran bahkan jiwa, Rasa takut untuk menjalani berbagi langkah berasa hidup ini Berat. Entah APA Yang harus Aku lakukan hanya Yang Aku bisa adalah berdoa sebisa mungkin Ku ucapkan Dalam Hati.
Banyak sekali Yang Aku hawatirkan, Aku hanya ingin meberesi segala piutang-piutang ini tuhan Aku ingin hidup normal seperti dulu lagi Tanpa memikirkan hutang APA lagi ini hutang Yang tidak jelas Dan hutang Yang bukan Di rencana Kan.
Aku selalu punya mimpi namun mimpi Ku sampai ini Belum terwujud.
Mimpi Dan harapan Ku Di Setiap tahun Aku selalu berharap punya rumah Dan Mobil bahkan mempunyai penghasilan Yang baik untuk mencukupi segala kebutuhaan sehari-hari APA lagi mencukupi segala ke inginan anak Ku semata wayang.
Maret 2020
Hari ini sudah masuk pertengahaan Bulan maret tempatnya tanggal 14 maret 2019, keuangan Kami tak stabil bahkan gaji suami Ku Belum juga turun-turun bayangkan gaji Bulan januari sampai Bulan ini tak Ada kabar, sedangkan suami Ku tak Ada penghasilan lebih Di tambah suami Ku Di pindahkan tugas semakin lah tak jelas gaji itu turun kapan??, Aku harus berputar otak untuk kebutuhaan sehari-hari Kami, Dan Aku tak mungkin harus meminjam uang untuk kebutuhaan Kami sehari-sehari untuk meminjam kepada orang-orang, Rasa nya Geram hidup seperti ini, Rasa ingin berlari Dan menjerit sekeras mungkin. Aku mencoba untuk mengajukan peminjaman kepada bank namun Belum Ada hasil, maksud tujuan Kami meminjam ke bank untuk menutupi hutang-hutang musibah Yang menimpa suami Ku, sakit Rasa nya Aku harus ikut menanggung semua ini tapi apa daya Dan memang sudah tugas istri untuk saling membantu Dan melengkapi.
Tuhan, Bantu Kami untuk melepaskan situasi ini, banyak hak orang-orang disana Yang telah Kami pakai, hidup Ku tak tenang jika hak mereka Belum tergantikan Oleh Ku mana sebentar lagi harus membayar Jasa produksi jahit.
Aku bingung tuhan uang darimana agar Aku bisa mengantikan Dan menutupi semua itu Dan memenuhi segala kebutuhaan sehari-hari kami, Aku tak ingin hutang kita semakin menumpuk, tolong Kami ya rob.
Setiap Hari Ku panjatkan DOA, Setiap detik Dan Di Setiap nafas Aku berusaha untuk positive Dan menguatkan Hati namun pikiran Dan raga ini tak singkron.
Aku ingin mengatakan lelah dengan situasi ini, Aku ingin berlari sekencang mungkin agar Aku bisa bebas Dari situasi ini.
Tuhan Aku rindu dengan kehidupan Ku dulu, dulu hidup Ku memang serba pas-pasan namun Hati Ku tetap bahagia untuk menjalani situasi saat itu
Entah kenapa hidup Ku bersama nya semakin sulit untuk menjalani nya.
Aku tak boleh berkata menyesali hidup bersama nya, ini adalah pilihaan Ku Yang harus Aku terima Dan Aku jalani. Meski lelah harus Aku Katakan.
Jujur hidup Ku merindukan kehidupan masa lalu dmana Aku menduduki sekolah tinggi, Aku rindu Di masa kuliah Ku Dan di masa ketika Aku bekerjaDi bandingkan masa sekarang, dulu APA Yang Aku inginan selalu terpenuhi meski Aku harus bersusah payah untuk mendapatkan itu namun hidup Ku, Ku jalani dengan penuh bahagia, Aku tak pernah Ada Di rumah Aku tak pernah berdiam diri seperti ini Dan tak Ada beban Berat Yang Aku hadapi seperti ini. Tugas Ku hanya belajar, mencari uang sesuai kebutuhaan Ku saja Dan bermain kemana pun sesuka Hati Ku Tanpa Ada hambatan.
Aku menyesal sesungguhnya menikah Di usia 24 tahun entah pemikiran APA ketika itu Aku ingin segera menikah cepat dengan nya. Namun se ingat Ku ketika itu mungkin dengan jalan menikah hidup Ku Akan lebih bermakna bisa melakukan banyak hal dengan pasangan kita berbagi beban dan berbagi kesenangan, ternyata pemikiran Ku itu Salah, namun Aku tak boleh menyesali hal itu. Aku harus menerima takdir Yang telah Aku pilih.
Berjalan nya waktu Ku lewati sudah hampir 8 tahun perjalanan Ku bersama nya, Yang Aku daptkan ketidak kenyamanan itu selalu Ada, hanya masalah Dan masalah Yang Aku hadapi bersama nya.
2012 Aku Dan dia salaing mengenal Dan 2013 akhir Kami menikah hidup bersama nya kurang lebih 8 tahun dengan masa pengenalan Kita.
Tapi, kehidupan Kita monoton Dari awal kenal sampai sekarang tak Ada hal Yang Kita lakukan menjadi bermakna bahkan untuk melakukan nonton Di bioskop Aja tak pernah Kami lakukan apalagi berlibur kesuatu tempat seperti pantai ataupun pergunungan semua itu nihil Sama sekali.
Sampai saat ini Kami Di berikan putri Yang mungil pun hal itu tak Ada.
Ironis sih, kehidupan Kita tak seharmonis Yang Di luar Sana pikirkan.
April 2020
Di tambah saat ini keuangan Kita bener-bener miris Dari tahun sebelumnya, banyak sekali Yang Di rencanakan tapi entah terlealisasikan atau tidak, Yang jelas Aku hanya ingin semua utang piutang ini selesai, hidup berasa tak nyaman jika semua ini belum terselesaikan semua, ya meski sedikit Demi sedikit semua ini ngurangi Aku tetap bersyukur Allah selalu Memberikan jalan keluar meski tak sekaligus, ya Allah punya rencana Yang sungguh luar biasa baiknya untuk Setiap umatnya Dan Aku percaya suatu saat nanti hutang piutang Ku terselesaikan dengan cepat meski tak ternalar Oleh pikiran Ku bahkan APA Yang Kami rencanakan Inc n punya Mobil sebelum lebaran tahun ini. Ya semoga sajalah semua menjadi realita... Aamiin...
Sebenernya Aku bukan hanya itu Saja Yang ingin Aku ceritakan bahkan Aku ingin banyak sekali mengeluh Dan kehawatiran Setiap waktu bukan hanya memikirkan utang piutan ini, tapi Aku sangat hawatir dengan sekolah killa, APA Aku mampu Memberikan sekolah Yang terbaik untuk killa Di tahun ini? Mana lagi sekarang kendaraan hanya Ada satu ya sudah pasti Di pake Oleh bapaknya killa untuk kerja Dan Aku pun harus mengalah untuk itu? Untung Saja saat ini killa Masih libur sekolah Yang belum tau libur sekolah ini sampai kapan? Di Karena Kan saat ini pemerintah sedang menglockdown Setiap aktifitas Di luar termasuk semua Di liburkan Dan sebagian pegawai pun Di liburkan total Ada Pula dengan System shift Yang Di akibatkan dengan virus Covid -19 Yang sering Di bilang virus corona, semua kena dampak dengan virus ini termasuk Aku sebagai pedagang kaki Lima Yang tak dapat berjualan entah sampai kapan waktunya, sedih sih dengan keadaan keuangan seperti ini Dan banyak pengeluaran Yang Di harapkan malah Ada hambatan.
Aku ingin berlari sekencang mungkin tapi Aku Sadar sekencang kencangnya Aku berlari Aku tetap tidak bisa menghindari kondisi Ku saat ini.
Aku hanya mempunyai banyak mimpi Dan harapan, tapi Aku harus yakin dengan mimpi Ku agar semua bisa terwujud.
Meski musibah Yang selalu menghapiriku saat ini, seperti halnya Aku membuat laporan penjualan dlbrand Aku sendiri ini adalah produksi ke 2 namun barang semua kacau hilang dengan banyaknya barang Yang tak masuk akal, Aku mempercayai adik Ku untuk menyimpan semua barang itu namun ternyata kepercayaan Ku hilang sekejap, kesal ingin marah ya ingin Aku lakukan hal itu. Tapi apa daya inilah risiko usaha berbarengan dengan saudara dengan mengunakan Hati nurani kemarahaan itu kalah tapi tetap Aku kecewa dengan nya mungkin ini adalah kepercayaan Ku terakhir untuk nya, Dan Ada hal Yang lebih parah dengan satu partner Ku dia perempuan namun tak Ada Rasa tanggung jawab sedikitpun meski dengan UCAPAN mungkin Di Dalam hatinya dia pasti Akan mengembalikan kewajibanya kepada ku, Aku tak pernah bisa menanggung kepada orang-orang Yang terlah berhutang kepada ku itu lah kekurangan Ku itu lah kelemahaan ku. Meski Aku terlalu apik dengan cash flow penjualan Ku tapi Di saat dia ingin membawa barang jualan 1,2,3 sampai kesekian Kali ini terakhir Aku kesal tak Ada sedikit pun etikad pembayaran untuk setor hasil penjualan semua itu nihil. Memang nominal nya kecil namun ini lain jika terus menerus seperti ini dia visa menjadi jamur Dalam usaha Ku Dan dapat merusak usaha Ku.
Aku ingin melepaskan 2 orang ini yaitu adik Ku Dan partner perempuan Ku, Aku bisa Saja tega untuk mengeluarkan partner perempuan Ku namun Aku bimbang untuk Memberikan kesempitan lagi pada adik Ku, dengan sikap dia Yang tak bisa memoertangging jawabkan APA Yang telah dia perbuat.
Lelah Aku memikirkan semua ini, bertubi-tubi masalah Ku Yang ini belum selesai Dan Ada lagi masalah baru Yang Aku hadapi yaitu masalah keluarga. Aku tak mengerti dengan pemikiran kakak perempuan PERTAMA Ku Yang selalu menanyakan sertifikat Dan sertifakat rumah.
Asal Mila sertifikat rumah Ada Di aku, ketika waktu itu Aku sedang berbincang dengan kakak perempuan Yang ke dua Dan adik Ku, mereka membahas kakak perempuan PERTAMA Ku bahwa ketika dia (kakak perempuan PERTAMA) menikah dengan pacar nya sekarang (tak Perlu lah Aku sebutkan Nama nya) mereka Akan tinggal Di Sana Dan Yang Aku hawatirkan disini kakak perempuan ke dua Dan adik Ku mengatakan bahwa kakak perempuan PERTAMA mengaku pada pacarnya bahwa rumah itu adalah miliknya, Aku terkejut dengan perkataan itu bahkan Aku hawatir jika suatu saat rumah itu bisa Di kuasai penuh, sebenernya Aku tak Perlu untuk kehawatiran Yang berkepanjangan toh sertifikat itu atas Nama Aku pasti mau apa-apa pasti harus melalui Aku. Tapi Aku panik jika terjadi itu bagaimana nasib Yang lain Yang telah Di amanati almh ibu. Aku sontak berlikirkan Dan mengatakan kepada kakak perempuan ke dua Dan adik Ku bawa sertifikat itu Aku bawa Dan Aku Yang pegang Dan kevetulan Aku melihat sertifikat itu Ada di luar Dan mereka pun mensetujui hal itu lantas Di Hari itu pun Aku bawa pulang sertifakat Di ke esokan Hari Aku menghubungi kakak laki-laki Ku Yang ke dua bahwa sertifikat itu Aku bawa Dan menceritakan semua kejadian itu Dan anehnya kakak laki-laki ke dua pun mensetujui nya bahkan ini pun Di obrolkan kepada kakak laki-laki PERTAMA Dan dia pun mengatakan hal Yang Sama mereka mengatakan " sudah pegang Saja sertifikat itu Dan jangan sampai Di kasiin lagi ke si teteh Kalo Ada apa-apa jangan hawatir Dan takut Kami Akan menjelaskan semua nya " Hati Aku pun sedikit lega Karena semua sadara-sadara Ku pun mengetahui hal itu kecuali kakak laki-laki Ku Yang ketiga Karena dia berbeda dengan Yang lain ya dia sangat CUEK namun suatu saat nanti permasalahaan ini dia harus tau.
Hidup Aku semakin tidak nyaman dengan pertanyakan Setiap kakak perempuan PERTAMA selalu menanyakan sertifikat dengan Alaskan Yang tidak jelas kakak-kakak laki laki pun semua nya pada heran Dan bertanya Ada APA ini? Sampai-sampai c teteh kekeh menanyakan hal itu?
Entah lah bagaimana nasib sertifikat rumah peninggalan ibu ini? Semoga Aku bisa menjaga Dan mempertahankan sertifikat ini berada Di tanggan Ku. Agar Yang lain tetap bisa tinggal disana. Dan kehawatiran kakak-kakak Ku hilang.
Meski semua ini adalah praduga Dan prasangka saja, Dan Kami berharap Dan yakin semua pemikiran Kami Salah terhadap kakak tertua Kami... Jika kakak tertua Aku membaca tulisan ini, semoga dia berpikir sehat Dan bijaksa a untuk memahami kehawatiran Kami bukan maksud Kami suudzon bahkan menuduh maafkan Kami jika Kami memikiki pikiran seperti ini Dan Kami pun yakin dengan APA Yang Kami pikirkan semoga Salah besar... Aamiinn...
Mungkin Di Bulan april ini Aku banyak sekali menulis kisah hidup Ku, namun Di Bulan ini Rasa kegelisahaan Ku terlalu besar bahkan pemikiran Ku kesana kemari, entah lah hidup Ku tak karuan, Di Bulan ini adalah Bulan Yang ngawali Bulan Ramadhan namun Setiap tahun Demi tahun Aku menjalani puasa ini tak pernah merasakan mulus dengan nya siapakah dia mungkin netiz tau siapa Yang Di masud dengan nya ya siapalagi yang bertahun tahun Dari awal Aku bersama nya Dan telah memilihnya aghh entah lah Rasa ini Belum Saja berubah Aku tak ingin mengatakan untuk menyesal bersama nya Yang Aku bisa tapi adalah ini adalah Pilihan Ku Yang harus Aku jalani Setiap saat, meski Hati selalu sesak tapi apa daya Dan Ku berkata Dalam Hati janganlah kau Salah kembali untuk melangkah.
Saat ini pemikiran Ku hanya bagaimana Aku bisa Lepas Dari situasi ini!! Aku ingin bahagia bisa melepaskan segala expresi Yang Aku miliki, Aku butuh ruang Di Setiap sela waktu Ku menjadi ibu rumah tangga setelah sekian Hari bahkan sepanjang Hari Aku harus melakukan tugas rutin Ku sebagai ibu Dan istri, lantas APA Yang Aku dapat Dari nya? Hanya beban Yang harus Aku pikul, Aku bukan Wanita sempurna bahkan Aku bukan Wanita Yang hebat? Namun bolehkah Aku merasakan menjadi Wanita Yang beruntung seperti orang-orang Di luar Sana Yang bisa mendapatkan suatu kenyamanan?? Itu adalah hal Yang terpenting untuk hidup Ku.
mei 2020
Hari Demi Hari semakin Berat untuk Ku jalani, Ada hal Yang harus Aku hadapi yaitu membayar piutang-piutang ini, Aku seorang diri memikirkan bagaimana hutang ini selesai Yang membuat hutang ini seperti tak Ada beban Dan bahkan mungkin Saja tak Ada lintasan untuk membayar semua ini, dia hanya memikirkan APA Yang dia butuhkan Saja, Geram rasanya, Aku ingin berlari dengan sekencang mungkin untuk melepaskan segala beban ini, ya Aku tau dengan situasi pademi covid-19 Kita semua Di batasi segala aktifitas dengan segala ketakutan, Aku paham, Aku paham betul! Lantas bagaimana bisa Kita Lepas segala beban ini jika Kita merasa takut lalu berdiam diri Tanpa melakukan gerakan untuk perubahaan.
Entah Hati ini geram sangat geram. Aku hanya pasrah Dalam kekecewaan Yang besar pada nya.
Lantas masalah baru timbul, APA Yang Aku hawatirkan terjadi!! Ini Yang selalu Aku hindari Aku tak ingin Ada perdebatan antara suami dan keluarga (Adik Ku), posisi disini Aku bingung Dan kesal rasanya, Dari awal Aku sudah mengingatkan suami Ku jangan memberikan suatu kepercayaan penuh untuk usaha Karena usaha itu tidak mengenal siapa dia? Keluarga? Teman? Rekan? Bisnis itu tidak mengenal hal itu semua. Dan pada akhirnya dia Lepas Dari segalanya, baiklah mau bagaimana lagi dengan berusaha dengan saudara kandung.
Tapi Aku percaya rizky semua Ada Yang mengatur Dan semoga barang ini semua nya laku. Aamiin....
Juni 2020
Aku merasa hawatir dengan tidak Ada kendaraan Yang teraimpan Di rumah, jika suatu saat Aku membutuhkan untuk mengantar anak ke sekolah bahkan untuk pergi ke pasar, Karena akses rumah Ku sangat jauh untuk Di tempuh dengan jalan kaki. Aku merengek agar dia harus secepatnya membeli sepeda motor kembali. Ya Aku egois Tanpa memikirkan dia punya uang atau tidak Dan Aku pun tak ingin tau masalah itu, namun Hati kecil Ku berkata Dan Aku pun tak tega melakukan hal itu tapi Aku betusaha agar dia bisa bertanggung jawab atas APA Yang telah dia lakukan. Dan dia pun mencari sepeda motor bekas Dan pada akhirnya dia mendapatkan sepeda itu, Ku Kira dia sudah punya uang untuk membeli nya. Lantas nyata nya semua itu Di serahkan kepada Ku. Heumbz baiklah suguh Berat pikul SEorang istri ini. Ku Dalam Hati apakah Aku tak seberuntung istri-istri orang Di luar Sana.
Aku mencoba menerima segala KENYATAAN ini. Meski banyak sekali cobaan permasalahan Dalam usaha ku. Aku baru Saja merintis bahkan Aku memberikan suatu kepercayaan kepada Adik Ku Dan temanya. Namun semua itu sirna Dalam sekejap Saja, entah jika Aku menceritaka. Segalanya disini terlalu pelik untuk Aku jelaskan. Yang jelas komplik Dalam usaha selalu Ada. Dan ini lah Yang harus Aku hadapi untuk menutupi segala kerugian Yang Ada. Bahkan menjadi sebuah perselisihaan keluarga.
Inilah hidup Yang harus di jalani Dan di selesaikan.
7 julli 2020
Hari Demi hari Ku mulai berubah, ya Aku selalu berharap segala fase ini berubah menjadi lebih baik, Dan disini lah Ada sedikit perubahaan Dari dia!
Aku berhasil menurunkan sedikit Rasa gengsi Dalam hidup nya, meski Ada lah Rasa besar kepalanya, ya naluri Kali ya sebagai manusia Yang tak sempurna untuk melepaskan Rasa besar kepala itu.
Meski sekarang pademi telah sedikit berlalu, Dan Aku bisa melepaskan segala penat Dalam hidup Ku dengan berdiam diri Di jalanan Yang tak pernah Aku lakukan bahkan Aku bayangkan sedikitpun seperti ini, ya tapi Aku bisa menikmati situasi ini, tak apalah Yang penting hidup tak teegantung pada orang lain Dan sedikitnya Aku bisa merubah kemanjaan suami Ku menjadi laki" Yang lebih bertanggung jawab lagi.
Meski Beban dan penat ini Belum berakhir, Aku yakin semua ini Akan berlalu sedikit Demi sedikit, Aku yakin itu!! Walau Ku tetap menjalani semua ini, Aku selalu yakin bahwa semua ini Akan berubah, ya Aku ingin merubah kehidupan Ku apalagi saat ini anak ku sudah banyak sekali keinginan Dan mimpi, semoga kami Yang menjadi orang Tua nya bisa mewujudkan segala harapan Dan impianya menjadi suatu KENYATAAN.
Julli 2020
Perjalanan ku Di tahun Ini Belum usai, perjalanan usaha baru Saja Di mulai kembali setelah masa lockdown pademi covid-19 ya meski baru Di buka lagi tapi usahaku alhamdulilah membaik bahkan lebih baik Dari sebelumnya Dan Kini usaha ku tidak hanya Di lakukan satu minggu sekali Dan tidak hanya berjualan Di satu tempat Saja ya semoga ini jalan mencari rizky Yang Allah ridhoi untuk keluarga kecil Ku ya semoga usaha ku semakin meningkat Dan Aku Masih bisa berbagi rizky kepada orang-orang Di sekitar Ku. Aamiinn
Bulan ini Ada lah Bulan dimana ibu Ku meninggal genap 10 tahun beliau telah meninggalkan Kami untuk selama nya Dan tepat 8 tahun juga paman Ku meninggalkan Kami, waktu itu memang tak terasa Ada suka Dan Ada Duka, Ada kelahiran Dan Ada Pula kematian bahkan Bulan ini adalah Bulan dimana usaha ku meningkat namun Bulan ini pun menyisakan kesedihaan Yang mendalam, sakit Rasa nya ketika mendengar keponakan Dan ayahnya kecelakaan terkena tabrak lari Dan supir angkot Yang tidak bertanggung jawab. Geram rasanya ingin sekali Aku menjerit menangis Karena Aku tak kuasa mendengar Dan melihat ponakan Dan kakak Ku merasakan kesakitan Yang begto amat sakit, Luka mereka cukup parah bahkan ke dua-duanya harus melakukan oprasi besar, ponakan Ku rahang nya kena Dan harus Di oprasi rahang oprasi itu berjalan Dan alhasil alhamdulilah ponakan Ku sudah pulih membaik selama 3hari Di rawat Di rumah sakit namun Yang naasnya lagi kakak Ku! Luka Berat harus mejalankan oprasi Yang amat amat menakutkan sedih Aku melihat dia menahan sakit Dan harus menjalankan oprasi ke tiga kalinya Karena terdapat Luka pada kaki kanan Dan Lengan kanan nya ironisnya oprasi PERTAMA gagal Dan harus menjalankan oprasi ke 2 yaitu harus amputasi Hati ini terkoyak koyak mendengar ya meski beliau bukan lagi kakak iparku namun Aku selalu menganggap beliau adalah kakak Ku sendiri. Sedih Dan hancur Aku mendengar oprasi amputasi itu terjadi bagaimana hancurnya perasaan anak nya bahkan Hati beliau mengetahui itu lebih hancur lagi.
Semakin Aku tak kuasa melihat itu semua ya Robb Aku hanya bisa mendoakan Saja Yang terbaik untuk Kaka ku.
Tak selang beberapa minggu ke depan setelah paska oprasi ke 2 Aku mendapatkan kabar lagi bahwa kak Ku harus melakukan oprasi ke 3 dengan pemotongan lagi Karena inpeksi nya tidak hilang hilang. Ya Allah begto hancurnya mendengar itu kembali, Aku hanya ingin mendengar kakak Ku membaik Dan ini adalah oprasi terakhir untuk nya ya Allah, hilangkan lah Rasa sakitnya berikan lah Yang terbaik untuk nya. Aamin ya robal alaminnn...
Agustus 2020
Dimana masa sulit itu datang kembali tapi Aku yakin segalanya Aku bisa melewati seperti Hari biasa nya. Tuhan selalu Adil, Di Bulan ini Aku taka Akan menceritaka tentang dia (suamiku) Karena tak Ada Yang harus ceritakan hidup bersama nya mononton ya begito gto Saja tak Ada perubahaan Yang lebih baik untuk Aku rasakan. Aku jalani semua ini dengan keridoan Allah Aku selalu mencoba u tuk bertahan hidup untuk mengatasi segala adaptasi isi, semua Yang Ku jalani Dan Aku lalu Belum Ada perubahaan hanya Saja Aku bersyukur melihat perkembangan putri Ku Yang begto pesat nya tumbuh semakin besar Dan semakin pintar Aku senang memilikii gadis kecil ini bahkan sangatlah hidup Ku beruntung mendapatkan nya, anak Ku sekarang sudah genap usia 4 tahun hidup Ku tak pernah kesepian lagi setelah dia lahir Di dunia ini Dan selalu memeluk Ku Dalam gelapnya Malam Yang panjang, heumbz tak terasa sudah memasuki pertengahaan tahun lagi umurku semakin Tua APA Yang Akan Aku lakukan Dalam posisi Ku saat ini bagaimana kisah sisa hidup Ku Yang Masih Saja tak jelas APA Yang Aku rasakan, Aku selalu berusaha ingin selalu melupakan Dan hilang ingatan Ku tentang APA Yang sudah Aku jalani namun Aku tak ingin hilang ingatan untuk mengenang bersama gadis kecil Ku, Aku hanya ingin melupakan masa lalu Ku Yang bertahun tahun menghantui hidup ku, hidup Ku bukanlah sebuah film namun kenapa KENYATAAN ini menjadi sebuah drama Yang tak tau ujungnya.
Berapa lama lagi Aku hidup Ku seperti ini, Aku mencoba berusaha melepaskan 10 tahun kebelakang untuk tidak mengingatnya kembali bahkan Aku ingin menghapusnya namun semua itu menjadi sebuah kegelisahaan Dalam hidup.
Aku selalu bermimpi hidup Ku Akan menjadi Indah seperti cerita dongeng, Aku Akan menjalani kehidupan dengan PASANGAN hidup Yang seutuhnya Yang mengerti satu Sama lain. Namun semua itu mimpi Yang Aku rasakan Aku ingin terbangun Dari mimpi ini Dan ketika Aku terbangun Aku ingin melihat dia tersenyum pada Ku seperti dulu dengan memeluk Ku dengan penuh kasih sayang, Kami tak pernah sedikitpun meributkan suatu masalah atau pun percocokan Dalam hubungan semua itu tidak terjadi, Kini Aku menyadari Dan amat menyesali Aku telah melepaskan nya.
Aku harus Sadar Dalam Setiap langkahku semua itu adalah gegelapan Yang harus Aku tempus. Dan Aku harus mengungat kembali Ada cahaya kecil Yang menerangi Setiap kegelisahaan Ku yaitu gadis kecil Ku.
Seberapa besarnya Aku harus menahan ego Ku untuk bertahan Di tempat ini. Dan seberapa besarnya penyiksaan ini terus harus Aku jalani.
Aku selalu berdoa Yang terbaik untuk mu Susana, semoga kau bahagia dengan kehidupan baru mu. Aku Akan mencoba melepaskan segala mimpi Ku 10 tahun Yang lalu. Semoga Aku bisa ....
September 2020
Setiap Bulan penuh dengan cerita, perjalanan Yang penuh dengan misteri, tahun ini memang begto rumit baru Saja berdamai dengan dunia tidak lama kemudian dunia pun berbolak balik menjadi ketidak kedamaian, entah APA Yang Di rahasia khan ilahi untuk umutnya, tapi Aku tetap yakin kepada nya Setiap Yang berikan pasti Akan Ada hikmahnya.
Hidup ini sangat penuh misteri, banyak keganjalan Dalam kehidupan, Aku selalu berusaha menjadi pribadi Yang baik, tingkah laku Ku selalu kujaga agar tidak menyingung perasaan orang lain, tapi kenapa Hati ini terluka Oleh tingkah kakak perempuan Ku Yang ke - 2 baru Saja Aku ingin berdamai dengan nya meski Aku tak mengerti sebab pasti dia begito sikapnya menyakiti Hati Ku ini, entah Salah Ku dimana sehingga dia membuat peperangan ini, jujur Aku tak merasa Ada
Salah pada nya sehingga dia memusuhi ku, meski Aku tak Salah tadi nya Aku Akan mengalh untuk berdamai dengan nya. Sehingga waktu itu Akan datang tapi dia membuat ulah kembali sehingga Hati Ku berbalik arah menjadi suatu kebencian terhadapnya jika Aku memilih Aku tak ingin bertemu dia kembali bahkan Aku ingin dia lenyap Dari PAdangan Ku tapi Aku tau semua itu tidak mungkin.
Intinya Hati ini sakit dengan tingkah laku dia Yang seenaknya. Meski banyak orang menasahati ku, Aku tetap harus menghargai dia sebagai kakak Ku, tapi mereka tidak tau APA Yang telah dia perbuat kepada ku!! Sakit rasanya!!
Perbuatan terakhir dia sulit untuk Aku lupakan. Biarkan waktu Yang menjawab segala kesakitan Ku, Karena Aku tau tuhan tidak tidur.
OKTOBER 2020
Setiap Bulan Setiap Hari Setiap jam Setiap menit bahkan Setiap detik perjalanan hidup itu her ubah-ubah, segala plus minus nya itu Ada, ya kadang bahagia kadang sedih, terkadang APA Yang tidak terpikirkan menjadi suatu KENYATAAN Dan begitu juga sebaliknya. Aku tak ingin mengatakan lelah Aku ingin tap kuat Karena sedikit APA pun kehidupan ini pasti Ada akhirnya, seperti Ada pintu star Yang Akan bertemu dengan pintu finish, nah pintu ini lah Yang sedang Aku tempuh, q tak memubgkiri rizky Ku Yang tak pernah Aku bayangan kadang sulit kadang tak terduka Aku dapatkan tapi Yang Aku syukuri kecil besarnya rizky itu tak pernah meninggalkan kehidupan Ku.
Aku menutupi segala piutang ini sendiri, piutang Yang tak pernah Aku rencanakan, awal piutang ini berawal Dari kecerobohaan ulah suami Ku Dan sekarang Aku harus menutupi semua ini, Aku kesal dia tak bertanggung jawab untuk menutupi semua ini, malah ketika Aku meminta tolong kepada nya malah dia berkata "uang gaji usah semua Di kasih ke kamu" is mengucapkan dengan pantang Di depan orang lain, Aku Dalam Hati mengerutu "hey, gaji 2.7 jt/bln memang nya cukup" Aku bukan tak bersyukur dengan uang segito, bayangan Oleh kalian netiz apalagi kalian Yang mengatur segala kebutuhaan sehari-hari dengan uang segito Tanpa Di beri uang tambahan lagi APA cukup untuk kebutuhaan sehari-hari seperti beli Sabun Dan peralatan Mandi, Sabun cuci, biaya sekolah anak, jajan Dan Susu anak, beli Bensin, bayar WiFi, cicil utang piutang kesana kemari Yang berjibun, apalagi ketika dia merasa kekurangan untuk kebutuhaan dia meminta pada Ku seperti kurang nya bayar cicilan untuk pembelian Yang dia inginkan, Dan ketika keluar rumah jajan makan semua Dari uang gaji itu, dia tidak pernah mau tau uang itu cukup atau tidak Yang dia tahu uang itu cukup Dan Aku selalu Ada uang ketika semua pengeluaran itu Ada. Lelah sebenernya Aku hidup bersamanya dengan Rasa ke egoisan Dan ke angkugaan nya. Aku lelah tuhan dengan memikirkan semua hal ini mencari jalan keluar dengan sendirinya.
Bantu Aku ya Allah, untuk keluar Dari masalah ini...
November 2020
D penghujung 1 BLN menuju akhir tahun, setiap perjalanan ku pasti saja bergelombang, kaki ku baru saja merasakan akan berjalan lurus, namun ujian itu terus bertambah untuk hidup ku. Dalam urusan materi akhir-akhir ini di berikan kemudahan dan kelancaran untuk melunasi setiap utang piutang ini, meski harus meminjam suatu kredit k bank, untuk menutupi sebagian utang piutang ini namun setidaknya aku tidak berusahaa dengan orang-orang di depan baik namun di belakang menggerutu aku lebih baik berurusan dengan bank.
Hari ini tgl 14 November aku beritikad baik untuk melunasi piutang kepada pacar kakak ku yang paling besar sisa hutang ku ke beliau hanya 1jt lagi berhubungan ada hal yang kakak ku belum terselesaikan aku dengan kondisi keuangan ku masih berkurang maka aku berniat untuk memotong nya saja biar aku pikir kakak ku akan paham dengan apa yang ku jelaskan malah berbalik seakan akan dia tidak mau di rugikan padahal disisi lain tak ada yang di rugikan namun segalanya di permudah, hutang nya kepada ku selesai bahkan hutang ku kepadanya nya pun selesai, dengan merasa ke angkuhaan nya dia menolok semua itu negosiasi ku dengan rasa emosinya lantas ku bawa lagi uang yang ku niat akan ku bayarkan kepada nya. Hati ku kesal dan sakit atas perlakuan nya dan aku yakin dia akan berbicara kepada yang lain bukan dengan fakta 50% dan 50% lagi yang di lebih lebihkan nya.
Entah kenapa keluarga ku seperti ini, pecah belah seperti bukan pada keluarga.
Aku hanya punya kakak perempuan 2 tapi saat ini regang dengan segala ke egoisanya, memang hidup ku tak sempurna bahkan aku pun memiliki ke egoisan namun aku berusahaa untuk berpikir tenang agar semua tidak merasa di hancurkan.
Tapi ya sudahlah, apa yang sudah aku lakukan itu adalah benar, berusaha untuk memberikan kelonggaran satu sama lain, karena satu sama lain Saling membutuhkan.
Sepanjang hidup ku hampa, ketika berada di dalam keluarga ku sejak kecil aku tak merasakan keluarga yang sempurna, keluarga yang rukun dan harmonis satu sama lain. Jauh sekali dengan keluarga orang-orang di luar sana. Terkadang hidup ku iri pada teman-teman ku atau orang-orang di sekitar ku yang harmonis dengan keluarga yang memiliki keutuhaan.
Keluarga ku seperti orang lain sedangkan aku dari dulu semenjak ibu ku meninggal aku lebih suka diam d kuar, aku merasakan lebih nyaman dengan keluarga lainbahkan aku lebih dekat dengan kakak-kakak dari teman ku, bahkan di bilang rumahku banyak karena sangking banyak nya dimana pun aku berada banyaksekali orang tua teman-teman ku yang sayang pada ku selayak seperti anaknya. Hidup memang tak sempurna di dalam keluarga ku sendiri namun di luar sana hidup ku penuh berwarna karena apa? Aku tak merasakan kesepian meski dengan materi yang aku punya pas Pasan untuk kehidupan ku sehari-hari namun untuk makan aku tak pernah kekurangan. Bulan ini aku akan penuh menceritakan tentang kehidupan ku di luar.
Di ujung tahun ini benar-benar masalah itu ada, hey kamu yang jadi iman ku sekarang? Kapan kau akan membuat hidup ku nyaman? Atau kau akan terus membuat keadaan mendesak untuk aku berlari dari kehidupan mu? Rasa kesabaran itu ada batasnya, kau selalu memikirkan apa yang telah kau lakukan untuk hidup ku dan anak mu tapi kau tak pernah bercermin apa yang kau lakukan itu sudah membuat kami cukup bahkan bahagia?? Jika kau berpikir demikian itu salah besar, aku lelah dengan sikap mu yang begitu arogan, jangan salahkan aku jika suatu saat nanti aku akan pergi dari kehidupanmu.
Selalu berharap mendapatkan hal yang baik untuk ke depan nya...
Desember 2020
Bulan ini adalah bulan di penghujung tahun, ya Alhamdulillah meski cobaan yang ku jalani sangat berat bahkan bertubi-tubi, aku menikmat syukur kepada Allah, segala nya di lancarkan. Meski harus lubang gali lubang namun semua di lancarkan dan usaha pun masih belum selancar seperti normal terkadang buka tutup namun semua itu bukan hanya aku saja yang di rasakan hampir seluruh dunia ini terkena dampaknya, ya kehidupan yang sulit ku jalani berbarengan dampak penyebaran virus di dunia ini (covid 19).
Ya Tuhan, ini adalah bulan penghujung tahun 2020 aku tulis perjalanan ku disini bukan semata-mata aku menjelekanan siapa pun bahkan bukan bukan aku
kurang bersyukur...
Malaga perjalanan di tahun ini adalah perjalan yang paling berharga dalam sepanjang hidup ku banyak sekali pelajaran yang aku pentik dan banyak hikmah yang aku dapat. Meski kehidupan ku sangat berkejolan antara pikiran dan hati ku yang masih labil untuk mencari kenyaman dalam hidup ku, namun aku tak pernah patah untuk berharap di esok hari dan di kemudian hari yang akan ku jalani dengan waktu yang baru.
Inilah cara ku untuk berucap syukur kepada mu ya Robb, terimakasih apa yang engkau berikan di tahun ini sehingga aku bisa lebih berpikir positif dan lebih mandiri dari segala hal.
Semoga aku ke depannya menjadi ibu yang baik untuk anak ku yang bisa memberikan segala apa yang di butuhkan baik di dunia maupun kelak bekal untuk di akhirat...
Aku selalu berharap semuanya akan lebih baik dan apa yang aku harapkan dan mimpikan segalanya terwujud dengan smmundah dengan lingkungan yang segala baik... Bahkan menjadi lebih baik lagi yang apa yang telah aku dapatkan sebelumnya
Terimakasih 2020, banyak sekali hal yang aku pelajari dan banyak hal yang aku syukuri terimaksih semoga di tahun berikutnya nya segala harapkan ku terwujud... Aamiinn