Rabu, 12 Desember 2018

Membuang tai lalat dengan kapur sirih

Aku punya cerita sedikit tentang pengalaman hidup aku, memang terdengarnya terasa konyol bahkan bodoh. Ada satu hal yang aku sesali dengan kejadian bodoh ini terkadang kesan nya lucu tapi ya nyata nya gak seburuk yang aku hawatirkan tapi ini benar-benar sangat konyol aku lakukan tanpa memikirkan risiko kedepannya.

Di suatu hari aku menonton di sosial media bahkan lebih sering nonton di sosial media tersebut tentang tutorial apa pun di bandingkan aku menonton acara televisi yang siaran nya begito melulu buat ku terkadang tv itu terasa monoton hanya ada sinetron percintaan, reality show kalo tidak acara gosip jarang sekali ada acara berita atau apalah yang lebih signifikan atau membuat hidup menjadi lebih kreatif dan inovatif.

Nah ada salah satu YouTuber membuat tutorial secara alami untuk menghilangkan tai lalat. Ya kebetulan eughh bukan kebetulan memang notabenenya memang di dalam tubuh ku banyak tai lalat nya terutama ada di bagian muka, seperti di bagian pipi sebelah kiri berjejer 4 thai lalat dan aku pun  mencoba tutorial tersebut.

Gak di pikir panjang  dalam pikiran aku berani untuk mencoba itu? Karena memang dari dulu pingin banget buat ngilangin tai lalat tapi untuk harga lacer 02 di skincare  cukup mahal sekali sayang rasa nya dan aghhh aku takut jarum suntik sebenernya sudah terbayang bagaimana  rasa sakitnya.


  1. Dan orang itu membuktikannya langsung di dalam video tersebut, emang secara efek sampingnya dia tidak memaparkan bagaimana reaksi setelah pemakainya dan dia hanya bilang setelah pemakaian itu akan hilang tai lalat di hari yang sama jadi dalam bayangan ku hanya 24 jam tai lalat itu akan lepas dan di video terakhirnya dia membuktikan bahwa tai lalat itu benar-benar hilang dan tidak ada bekas luka sedikit pun namun kulitnya masih terlihat merah karena pikiran ku sangat wajar lah ada sesuatu yang hilang jadi kulit masih agak merah. 


Dan kalian mau tau apa saja bahan-bahan yang di perlukan? Tidak banyak hanya 2 jenis dan 2 alat pendukung saja. Dan harganya sangat ekonomis dan gampang untuk di dapatnya, serius . Karena bahan nya dari kapur sirih dan sabun colek, alatnya hanya piring kecil dan tusuk gigi. Simple Khan? Dan kalian pasti tau lah harga kapur sirih di pasar tradisional berapa? Dan harga sabun colek di warung berapa? Gak ngehabisin uang 3ribu untuk beli semua itu. Dan yang aku tau kapur sirih itu suka di gunakan oleh nenek jaman dulu suka di pake makan sirih kalo orang Sunda sih bilang nya nyeupah tapi klo kata Mbah ku sih Nginang dalam artian memakan sirih gto. Aku hanya menganalisa sendiri tanpa mencari sumber lain. Kapur sirih aja aman di pake di mulut dan sedangkan sabun colek aman di tanggan. So kenapa tidak aku coba nya.

Ke esokan harinya aku mencari lah kapur sirih itu di pasar tradisional ya bisa di bilang sih di tukang rampe (orang Sunda menyebutnya seperti itu). Setelah itu aku mencoba di malam hari setelah orang-orang tidur. Aku campurkan lah kapur sirih dan sabun colek itu pemakainya nya hanya sedikit banget lalu di aduk sampai menyerupai pasta setelah tercampur baru lah di oleskan pada tai lalat seperti source di atas dan aturan nya gak boleh melewati tai lalat tersebut karena bisa membuat iritasi katanya. Lalu aku lakukan langkah-langkah itu.,
Ternyata eughh ternyata jrenggggg..... Jrenggggg...
Setelah di oles pada permukaan tersebut dasyat nya dalam waktu berapa detik terasa panas dan perih luar biasa lah pokok nya. Karena aku wanita hebat (hehe muji diri sendiri gak apalah ya) rasa sakit itu biasa saja (padahal dalam hati sudah menjerit) dan setelah itu aku tidur lah biar tidak terasa pula rasa sakit dan perihnya.

Ke esokan hari nya aku mandi lah seperti biasa, cuci muka Gito biar kapurnya hilang.
Dan ternyata...
Jrenggggg
Jrenggggg
Liat lah cermin...
Lalu...
 Aggghhh tidaaaaakkkkkk!!
Hasilnya seperti tai lalat ku yang tadi nya hanya berwana coklat muda, ya di bilang samar lah eughhhh malah menghitam pekat pula, aku sok lah di saat itu.

Kebetulan di hari itu aku sedang pulang ke rumah ibuku, lalu kakak ku bertanya itu kenapa ko jadi ada tompel? Gubraggg langsung tambah sok.. lalu aku menceritakan lah kronologi nya secara detail dan kakak ku dengan kaleum sambil tertawa cekikikan kaya kuntilanak (eughh maaf teh di bilang kaya kuntilanak soalnya kesel Adek nya lagi kesusahan ini malah di ketawain, heumbz) lalu dia celoteh udah lanjutin aja kalo gak salah almh. Ibu juga pernah ko ngelakuin hal itu dan hasilnya memang benar lepas. KK ku bilang klo gak salah? Tapi bodoh nya aku lakukan lagi lah hal itu dan nyatanya semakin parah malah jadi melepuh lah kaya abis terbakar oleh rokok.. stress lah c gue.

Di hari ke-2 aku benar-benar gak menyangka muka aku jadi rusak dan terasa perih dan aku harus cerita ke siapa kakak ku yang pertama tidur nyenyak dan KK cewek ku yang ke -2 blum pulang di saat itu pukul. 1.00 wib. Aku gundah gulana seperti putus cinta yang di tinggal pacarnya kawin dengan orang lain dan tak berjodoh giaaAato tapi ini lebih nyesek di bandingkan itu serius sakitnya sampai ubun-ubun yang gak bisa move on. Beberapa menit kemudian Kakak ku datang lah dan aku bergegas menceritakan nya segala kejadian itu dan mirisnya kakak ku yang satu ini lebih parah dengan muka yang lempeng nya dia ngomong " Ya udah sabar aja kenapa atuh ngelakuin itu konyol" aggghhh tambah stress tapi dia tetep bikin aku tenang meski sedikit ngeledek dan mengobati ku.

Hari ke-3 tambah miris saudara-saudara ku pada datang  kerumah dan aku pun menjadi pusat perhatian dan banyak pada nanya kenapa itu muka? Ko jadi gosong? Ko jadi begitu? Ko begini, ko begto. Stress pun bertambah. Dan parahnya kakak ku yang nyiyir semuanya menceritakan kejadian yang menimpa hidup ku dan semua yang ada tertawa dengan puas berasa senang mereka dan aku yang terpuruk. Kakak ku yang cowo lebih ngenes ngomongnya " kenapa atuh di hapus-hapus segala, bersyukur dengan keadaan sekarang jangan kecentilan dan coba-coba "
Buseettt aku pun langsung dieum gak bisa apa-apa hanya merenung.
Di saat itu aku mencari lagi di medsos itu dengan akun yang berbeda ternyata memang prosesnya lama dan penggunaanya gak bisa 1x harus berulang-ulang dan aku pun mencoba lagi jika aku gagal aku berniat dalam waktu dekat mau pergi ke klinik kecantikan yang terkenal di Bandung.

Hari ke-4, hari ke-5 Alhamdulillah mulai mengering dan ada perubahan sedikitnya. Hati ini berasa lega dan ku urungkan pergi ke klinik kecantikan

Hari k-6 salah satu tai lalat ku yang telah di olesi mengelupas sampai akar-akarnya dan disitu hati ku merasa senang seperti mendapatkan undian ..

Horeee... Tenyata ketakutan ku tak seperti apa yang di bayangkan cuma begto lama nya aku menahan malu dan gak percaya diri selama itu. So jika kalian mau ikutin hal seperti ini sebaiknya siapkan mental yang benar-benar matang ya jangan sampai di tengah jalan kalian menyesal.

Thanks ya udh baca cerita ku hari ini yang gak jelas kosakata nya... 😊
Selamat malam semoga bermanfaat dan kita semua berbahagia dan jangan bosen-bosen ya baca cerita-cerita ku selanjutnya...
See u... Muaccchhh